Subscribed unsubscribe Subscribe Subscribe

Zinedine Zidane, Misinya Mempertahankan Tropi Liga Champions

Zinedine Zidane yang dikenal sebagai mantan pemain Real Madrid dan saat ini pelatih klub bernabeau, punya misi untuk mepertahankan gelar tropi liga champions untuk musim ini. Hal ini pula mengikuti jejak dari Carniglia dan Kramer.

 

 

f:id:infoterbaru:20161113204130j:plain

Berdasarkan yang kami kutip dari juara.net, nama seperti Cramer yang telah pergi untuk selamanya yang sudah berusia 90 tahun turut berduka publik sepak bola Negara Bavaria, dikhususkan FC Bayern Munchen. Setelah 1 tahun mengenang sang pelatih Cramer.

Melatih diklub Jerman ini, wajar saja Cramer berduka. Cramer yang telah meraih pelatih dan mampu memberikan titel sebanyak dua di klubnya Bayern Munchen. Yang paling penting adalah piala champions (1974/75 dan 1975/76).

Meskipun pada saat ini nama Cramer kurang tenar. Akan tetapi, dia sudah telah memberikan tropi-tropi penting di klub FC Bayern Munchen.

Disepanjang sejarah piala champions (sebutan liga champions ditahun tersebut), juga banyak pula sosok yang sama seperti Cramer dan istimewa. Sebut saja ketujuh sosok istimewa ini yang mampu memberikan kemenangan untuk klubnya yaitu dikategorikan sebagai pemain dan pelatih: Miguel Munoz, Johan Cruyff, Giovanni Trappattoni, Josep Guardiola, Carlo Ancelotti, Frank Rijkaard dan terakhir Zinedine Zinade.

Tapi, jika dibandingkan nama yang pernah sebagai pemain dan terakhir pelatih maka Cramerlah yang dijadikan sebagai daftar nama yang spesial lagi. Dia satu dari dua pelatih mampu memberikan tropi juara piala champions yang berturut-turut sebagai dua musim pertamanya dipelatihan. Selain itu pula tidak dilupa nama Luis Carniglia yaitu eks manajer Real Madrid.

Jika kita lihat data kepelatihan Cramer. Cramer masuk ke klub Jerman, Bayern Munchen tahun 1974. Diakhir musim, Cramer mengantar klub jermain ini menjadi juara. Setahun berselang, ia pun melanjutkan kemenangan lagi. Dua titel juara ia antar dimusim pertama.

Sementara, jarang pula kita dengar. Seperti nama Carniaglia. Carniaglia merupakan orang yang pertama melakukannya. Masuk di tahun 1957 dan diakhir musim bersama pemain hebat yang legendaris (Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas) juga mengantar klub salah satu Spanyol dengan julukan Los Blancos mendapatkan tropi juara piala champions dengan 2 kali berturut, di dua musim pertamanya sebagai pelatih.

Cramer telah membuktikan kehebatannya di kepelatihan. Bahkan ia sudah berumur di usia 40 tahun pada saat itu, ia mampu melakukannya. Sementara, jika dibandingkan disaat ini tentu belum ada yang mampu melakukannya dari seluruh pelatih di Benua Biru. Jangan di kejuaraan liga champions saja, menjadi juara kompetisi antar klub masing-masing saja akan sulit memberikan hasil yang sama seperti Cramer.

Apalagi setelah adanya perubahan format di tahun 1992, tentu belum ada satupun yang mampu mempertahan gelar. Dapat dipastikan, belum ada pelatih yang dapat menyerupai kehebatan Cramer dan Carniglia untuk sekarang ini.

Memang, jika amati dan lihat hasil pertandingan sepak bola eropa, nama seperti Josep Guardiola dan Luis Enrique yang dapat dikategorikan sebagai pelatih hebat, brilian dan masih muda diantara pelatih lainnya, bisa lebih dekat melakukannya. Kedua pelatih tersebut juga hampir melakukannya di klub Barcelona.

Guardiola yang mampu berikan juara di musim 2008/09 bersama kepelatihan di Barcelona. Akan tetapi, di musim berikutnya Guardiola belum mampu mengulanginya kembali. Barca tumbang di semifinal.

Sama halnya pelatih Luis Enrique dimusim ini masih menjabat pelatih di Barcelona. Musim perdananya ia mampu mengantongi gelar juara liga champions. Akan tetapi, musim berikut 20014/15 kembali gagal mempertahannya setelah tumbang di perempat final.

Sekarang, Zinedine Zidane yang mencoba hal yang sama dengan Cramer dan Carniglia.

Bila dibandingkan dengan kedua pelatih Guardiola dan enrique, Zidane yang lebih impresif di kepelatihannya.

Memang, kelihatannya sulit untuk mendapatkan gelar juara di musim ini. Tapi, itu hanya semua opini. Akankah Zinedine Zidane mampu mengikuti rekor ke pelatih lawas tersebut? Mari kita nantikan di pertandingan liga champions.

NB: Ingin melihat aksi Real Madrid di Ajang liga champions? Lihat dulu Jadwal liga champions 2016 terbaru SCTV.